Akhirnya, Dinas PUPR Rehab Jembatan Desa Talang Buai

Featured Mukomuko

RBO >>> SELAGAN RAYA >>>  Alhamdulillah. Setelah diberitakan secara terus menerus oleh Surat Kabar Harian (SKH) RADAR BENGKULU dan radarbengkuluonline.com, akhirnya jembatan akses utama Desa Talang Buai, Kecamatan Selagan Raya direhab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko Senin,(2/8) kemarin. Namun sayangnya, jembatan tersebut tidak direhab total. Tetapi yang direhab hanya bagian yang rusak saja. Yaitu mengganti bagian lantai yang rusak dan mengelas bagian besi yang sudah patah.

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT melalui Kabid Bina Marga, Budiarto, ST saat dikonfirmasi radarbengkuluonline.com  membenarkan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan material berupa kayu dan menerjunkan tenaga kerja untuk memperbaiki jembatan penghubung utama desa Talang Buai itu. “Ya, hari ini (kemarin red) kita sudah mulai bekerja merehab jembatan Talang Buai. Mudah-mudahan pengerjaannya bisa diselesaikan dalam satu hari,” ucap Budiarto kemarin.

Ia mengaku, perbaikan jembatan Desa Talang Buai ini memang rada terlambat. Namun, keterlambatan tersebut bukan disengaja ataupun ada unsur pembiaran terkait dengan kerusakan jembatan itu. Tetapi yang menjadi kendala dalam hal ini yaitu menunggu pesanan kayu siap. Sekarang semua kebutuhan kayu sudah siap dan kerusakan jembatan ini langsung diperbaiki. “Kemarin setelah bahan material siap, tukangnya lagi yang sakit. Tetapi sekarang semua kendala itu sudah tidak ada dan kerusakan jembatan bisa kita atasi.”

Sebelumnya masyarakat Desa Talang Buai mengeluh dengan kondisi jembatan tersebut. Bahkan mereka merasa bahwa kerusakan jembatan tersebut sengaja dibiarkan rusak oleh pemerintah daerah. Sebab kondisi jembatan tersebut semakin hari semakin sulit dilalui. Karena pada saat kendaraan roda empat dengan muatan 1,2 ton melintas jembatan tersebut sudah miring dan renggang dan seperti akan putus. Padahal kebutuhan jembatan itu sangat vital bagi masyarakat desa talang untuk mengeluarkan hasil perkebunan dan persawahan. “Kalau pemerintah daerah belum bisa membangun permanen, minimal jembatan yang ada ini diperbaiki atau direhab,” ucap salah satu warga Desa Talang Buai, Basir (50).(ide)

BERBAGI: