Dinas dan RS Harus Kompak

Bengkulu Selatan Featured

RBO >>>  MANNA >>>  Untuk memaksimalkan penanganan Covid – 19, Pemda Bengkulu Selatan melakukan sinkronissi penanganan Covid – 19 antara Dinas dan Rumah Sakit. Hal ini dilakukan karena belum ada keselarasan yang maksimal prihal penanganan pasien yang isolasi di rumah pasca perawatan pasien di rumah sakit dan ketersediaan obat – obat.

Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi mengatakan, untuk memaksimalkan pelayanan di rumah sakit, pihaknya melakukan penambahan tenaga medis dari Dinas Kesehatan serta menyelesaikan persoalan – persoalan teknis pihak rumah sakit, khususnya pengadaan oksigen. “Dengan maksimalnya nanti pelayanan rumah sakit, kita berharap lebih banyak masyarakat melakukan pelayanan di Rumah Sakit Hasanuddin Damrah untuk menjadikan rumah sakit yang lebih baik dengan masuk sakit pulang sehat,” ucap Gusnan kepada radarbengkuluonline.com saat ditemui di rumah Dinasnya Minggu(1/8).

Untuk ketersediaan oksigen, pihaknya sudah melakukan usaha yang maksimal. Selain menjalin kerjasama dengan provinsi lain, pihaknya juga sudah memperbaiki mesin oksigen. Sehingga, ini  sudah mencapai ketersediaan oksigen 60 persen dan ini cukup baik.

Kedepannya, pihak rumah sakit sudah mempunyai strategi – strategi dalam melakukan pelayaan pasien Covid – 19,walaupun secara nasional ketersediaan oksigen ini memang ada kelangkaan. “Bagaimanapun, pelayanan rumah sakit kita lakukan secara maksimal, belum tentu mampu menuntaskan Covid -1 9 ini. Kunci utamanya adalah ada pada masyarakat. Bagaimana cara masyarakat Bengkulu Selatan menjalankan prokes secara ketat untuk meminimalisir penyebaran Covid – 19. Kalau masyarakat tidak disiplin dan masa bodoh seperti selama ini, maka sebanyak apapun rumah sakit disediakan oksigen, ruang perawatan, hal itu tidak akan cukup. Untuk itu, jangan lagi masyarakat tidak percaya dengan hal ini. Bagaimana kalau yang tidak percaya itu nantinya yang akan menjadi korban,” pungkas Gusnan.(afa)

BERBAGI: