OJK, BI, Pemprov Bengkulu dan FKIJ Lakukan Vaksinasi di Sektor Jasa Keuangan

Ekonomi & Bisnis Featured

RBO >>> BENGKULU >>>  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi di tengah tingginya laju penyebaran Covid-19. Hal itu menjadi faktor penting untuk tetap terjaganya stabilitas sektor jasa keuangan dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Tito Adji mengatakan, percepatan vaksinasi diharapkan akan menciptakan kekebalan komunal yang mendukung mobilitas masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat, sehingga perekonomian bisa kembali bergerak.

Diungkapkan Tito,  dengan tingginya penyebaran Covid-19 pada saat ini, itu telah menjadi perhatian dan OJK mencermati dampaknya terhadap potensi peningkatan risiko pada sektor jasa keuangan yang tercermin dari indikator keuangan, meskipun sampai saat ini masih termitigasi dengan baik seiring langkah percepatan laju vaksinasi.

Menurut Tito, OJK Bengkulu, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK)Bengkulu, dan Badan Musyarawah Perbankan Daerah (BMPD0 Bengkulu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menggelar program vaksinasi pada tanggal 31 Juli .” Semua harus ikut berpartipasi untuk memenuhi program Presiden,”ujarnya kepada radarbengkuluonline.com di RSJ Bengkulu, Sabtu (31/7).

Menurutnya, vaksinasi tersebut berlaku bagi pelaku Industri Jasa Keuangan (IJK) dan masyarakat umum dengan total target sebanyak 500 dosis vaksin. Kegiatan vaksinasi ini, kata Tito, merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Jokowi saat vaksinasi massal terhadap insan industri jasa keuangan. Sesuai arahan presiden pada peresmian vaksinasi sektor jasa keuangan Juni lalu, industri jasa keuangan diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi Covid-19 itu untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di tengah masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang memberikan kepercayaan kepada Insan Industri Jasa Keuangan untuk membantu percepatan vaksinasi di Provinsi Bengkulu. Untuk vaksin ke 2 sendiri, OJK dan BI bersinergi untuk teman-teman jasa keuangan,” bebernya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesi Bengkulu, Joni Marsius. ” Kita membantu pemerintah provinsi, khususnya menvasilitasi vaksinasi untuk para jasa keuangan , dimana kita juga untuk tahap pertama memiliki target 500 vaksinansi. Walupun tidak besar, namun ini merupakan bentuk partisipasi kita dengan pemerintah Provinsi Bengkulu  menyukseskan program vaksinasi nasional pencegahan virus covid- 19 ini.”(ae3/prw)

BERBAGI: