Momen Idul Adha, Keluarga WBP Lapas Bengkulu Terharu

Featured Hukum & Kriminal

RBO >>>  BENGKULU >>>  Walaupun ditengah kondisi pandemi yang belum usai ini, jajaran Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu tetap memberikan pelayanan umum dengan cara optimal terhadap masyarakat. Salah satunya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bentiring Kota Bengkulu. Dikatakan Kalapas Kelas IIA Bentiring Kota Bengkulu, Ade Kusmanto didampingi Kepala Pengamanan Lapas Bentiring , Yulian Fernando menerangkan Selasa (20/7), walaupun dalam kondisi pandemi pihaknya tetap menjalankan instruksi dari Kementerian atas penitipan barang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan atau WBP. Tentunya dalam kegiatan ini akan diterapkan dalam tindakan prokes yang ada sesuai dengan programnya yakni “Elok Nian.” “Kita masih membuka layanan penitipan barang dari pihak keluarga dengan syarat pengantar menerapkan protokol kesehatan COVID-19,” terangnya kepada radarbengkuluonline.com tadi siang.

Menurutnya keluarga WBP sendiri,  masih belum dapat mengunjungi secara tatap muka, namun dengan sistem komunikasi virtual atau online. “Pihak keluarga yang ingin berkomunikasi dengan warga binaan bisa memanfaatkan layanan virtual yang sudah dipersiapkan,” tambahnya.

Untuk salat Idul Adha, lanjutnya,  tahun ini tidak dilakukan dilapangan terbuka seperti biasanya. Karena, adanya aturan Pemerintah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun warga binaan tetap menjalankan ibadah di ruangan sesuai blok masing masing. “Ya, salatnya di ruangan blok WBP masing masing. Mereka tetap menjalankan ibadah perayaan Idul Adha, terlebih lagi dengan penitipan barang tentunya momentum ini sangat dirasakan,” lanjutnya.

Untuk diketahui, pihaknya juga melakukan kurban sebanyak 1 sapi dan 1 kambing. Nantinya akan digelar penyembelihan pada hari  Rabu (21/7).

Sementara itu, salah seorang Keluarga WBP,  Miki (35) warga Kelurahan Sukamerindu sangat berterimakasih. Bahkan sempat terharu. Karena dalam perayaan Idul Adha ini, Lapas Bengkulu tetap menerima penitipan barang bagi keluarganya. Tampak beberapa keluarga membawa sejumlah makanan seperti kue, minuman segar, baju dan lain lainnya.

“Saya tidak tahu kalau ada pelayanan penitipan barang. Karena lebaran tahun ini memang sangat terasa dengan adanya pemberian barang untuk keluarga disana. Kalau hari biasanya dua kali seminggu, pelayanannya juga sangat mudah dan cepat,” ujarnya.

Selain itu, dirinya pun berharap agar covid -19 cepat berlalu. Agar program kunjungan tatap muka dapat kembali berlangsung. “Saya berharap pandemi cepat berlalu. Karena tidak ada kunjungan seperti biasa. Tetapi pelayanan tetap seperti biasa, saya sangat berterimakasih,” tutupnya. (Bro)

BERBAGI: