Mantan Bupati dan Mantan Wagub Siap Pimpin KONI

Featured Olahraga

RBO >>> BENGKULU >>>  Mantan Bupati Rejang Lebong, Dr (Hc) H. Ahmad Hijazi menilai ada yang salah dalam sistem Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu. Mengingat selama 3 periode kepemimpinan berturut-turut, KONI selalu bermasalah dengan hukum. Karena itu Hijazi siap memperbaiki KONI kedepan.

Sebelumnya mantan Wakil Gubernur Bengkulu, H. Dedy Ermansyah SE yang merupakan Ketum Pengprov Persambi Bengkulu juga menyatakan diri siap jika memang diinginkan untuk memimpin KONI Bengkulu. Hijazi menyatakan, sebagai salah satu warga Bengkulu, ia merasa bertanggung jawab, sekaligus terpanggil untuk bersama-sama membenahi organisasi yang menaungi dunia keolahragaan di Provinsi Bengkulu ini.

“Jika memang diberikan kepercayaan untuk membenahi sistem di KONI Provinsi Bengkulu kedepan, saya siap membantu. Tapi apabila tidak, saya juga tidak masalah. Mengingat saat ini memang perlu pembenahan agar masalah yang ada di KONI, tidak lagi berlarut-larut,” ungkap Hijazi kepada radarbengkuluonline.com tadi siang.

Hijazi juga berpendapat, dalam memimpin suatu organisasi, terkhusus KONI harus mengedepankan transparansi, dengan menggelar rapat secara rutin bersama pengurus dan anggota. Termasuk cabor-cabor yang dinaunginya. Salah satunya seperti persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX yang akan dilaksanakan di Papua pada tahun ini.

“Sebenarnya, ada juga yang saja sesalkan, soal jabatan Pelaksana tugas (Plt) Ketua sudah lama, tapi Mufran selaku mantan Ketua justru baru ditetapkan sebagai tersangka oleh penegak hukum. Kenapa bisa begitu, dan saya melihat itu ada sistem yang salah,” ungkapnya.

Menurutnya, jabatan Bendahara yang juga menjabat Plt Ketua KONI Bengkulu Utara, keberadaannya lebih banyak sebagai Bendahara ketimbang jabatan Plt-nya. “Jadi itu juga perlu pembenahan. Karena organisasi ini bukan berorientasi keuntungan, tapi adalah keolahragaan,” kata Hijazi.

Sementara itu, mengenai dukungan, ia menyebutkan sampai saat ini belum mengetahui secara pasti dan juga tidak mau berandai-andai. Mengingat jika pun maju dan dicalonkan, semata-mata ingin mengabdi. “Untuk dukungan itu, saya tidak mau memastikannya dan silakan lihat saja hari H nanti. Karena saya ini jika diberikan amanah, siap saja,” pungkasnya.

Sementara itu mantan Wagub Bengkulu H. Dedy Ermansyah SE atau akrab disapa Dedy Black juga digadang-gadang sebagai kandidat kuat Caketum KONI Bengkulu kedepan. Menanggapi hal itu mantan pemain PS Bengkulu tersebut menyatakan siap. “Saat ini, kita belum terpikir kearah sana. Tapi yang namanya putra daerah dan pengabdian itu tanpa henti. Jika memang nanti saya diminta kawan-kawan untuk memimpin KONI Bengkulu tentu saya siap berbuat yang terbaik dan mengangkat potensi olahraga daerah kita hingga tingkat internasional,” singkat Dedy Black. (idn)

BERBAGI: