Pelaku Wisata Didorong Menciptakan Paket Wisata

Featured Pariwisata

RBO >>>  BENGKULU >>>  Para pelaku wisata di Provinsi Bengkulu didorong untuk menciptakan paket-paket perjalanan, dan tentunya dengan memanfaatkan destinasi wisata yang ada. Ini disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Dewi Coryati disela-sela bimbingan teknis destinasi wisata sebagai perjalanan insentif bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

“Perjalanan insentif pada sektor wisata ini misalnya seperti family gathering, atau bonus-bonus dari perusahaan terhadap karyawannya dengan cara berwisata. Tujuan dari wisata itu juga bermacam-macam. Misal untuk mempererat tali silaturahim dan memotivasi para karyawan. Dimana kegiatan seperti itu termasuk perjalanan insentif,” ungkap Dewi saat kegiatan di Santika Hotel, Kamis (15/4).

Yang tentunya, lanjut Dewi, sudah memiliki budget atau anggaran, walaupun budget itu tidak sebesar ketika berwisata mandiri. Ini sebenarnya peluang untuk membangkitkan sektor wisata. “Makanya melalui Bimtek ini kita berharap kedepan para pelaku wisata khususnya dalam wilayah Provinsi Bengkulu, juga dapat memanfaatkan peluang tersebut,” kata Dewi.

Menurutnya, dalam memanfaatkan peluang perjalanan insentif itu, banyak yang mesti disiapkan. Seperti penawaran kepada perusahaan, lembaga, ataupun instansi. “Selanjutnya pembuatan paket wisata yang bakal ditawarkan, dimana daerah kita ini sangat didukung dengan banyaknya destinasi wisata. Sehingga kedepannya peluang ini bisa menjadi bisnis pada sektor wisata,” tegasnya.

Lebih jauh dikatakannya, bisnis ini merupakan bisnis yang besar dan kemudian kalau sudah disiapkan dari sekarang, pada waktu era new normal berjalan, maka pariwisata bisa bergerak dengan cepat. Ketika semuanya sudah disiapkan, mulai dari penawaran dan paket wisatanya, promosi terhadap perjalanan insentif tetap harus dilakukan.

“Yang jelas para pelaku sekarang sudah harus bersiap membuat ataupun menyusun kebutuhannya. Biasanyakan perusahaan-perusahaan itu memiliki perjalanan insentif wisata akhir tahun. Jadi sebelum akhir tahun segera masukkan penawaran. Sehingga para perusahaan, lembaga ataupun instansi tidak perlu repot-repot lagi ketika mencari tempat wisata,” pungkas Dewi. (idn)

BERBAGI: