Lasmi Ingin Menghilangkan Beban Keluarga

Featured Kota Bengkulu Wanita

RBO >>>  BENGKULU >>>  Lasmi (36) atau anak mahasiswa Unived sering menyebutnya bunda Lasmi, termasuk seorang ibu yang kreatif. Pedagang warung kecil-kecilan di Universitas Dehasen Bengkulu yang sudah mempunyai 3 orang anak menekuni usaha ini untuk membantu suami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. ‘’Saya sudah berjualan sejak 2012 silam,’’ ujar Lasmi kepada radarbengkuluonline.com  tadi siang.

Menurut beliau, untuk berdagang seperti ini cukup untuk membantu menghidupkan ekonomi keluarga kecilnya. “Alhamdulillah bisa untuk ngasih jajan anak ini lah,” katanya sambil menunjukan tangannya ke arah anaknya.

Kalau biaya sekolah anak sangat prihatin. Ekonominya masih menengah ke bawah. “Kalau suami saya tidak bekerja, mungkin anak saya tidak sekolah. Kebetulan suami saya bekerja sebagai kuli bangunan,” kata Bunda Lasmi.

Motivasi awal dia membuka warung ini adalah untuk menghilangkan beban keluarga. ”Kalau mau sekolah saya tidak punya uang untuk biaya.”

Semenjak awal Pandemi Covid-19 ini, warung Bunda Lasmi tutup. Karena, tidak ada mahasiswa yang membeli. Untuk mencukupi hidup bunda Lasmi dengan sangat terpaksa mengurangi jajan anaknya dari Rp 10.000 dikurangi Rp 2.000 per hari.

Bunda Lasmi menjual gorengan, minuman, makanan-makanan ringan, dan lotek. Semenjak pandemi lotek tidak dijual dulu. “Siapa yang mau beli lotek kalau mahasiswa tidak masuk. Biasanya mahasiswa disini yang banyak beli lotek saya.”

Sebelum adanya Covid, pemasukannya lumayan. Bisa sampai Rp 75.000 – Rp 100.000. “Kalau covid ini sehari itu pemasukan cuma Rp 15.000 – Rp 20.000 saja.”

Harapan dia kedepannya, semoga Covid-19 ini cepat berakhir dan mahasiswa bisa kuliah lagi, dan anak-anak bisa sekolah seperti biasa lagi.” Kalau belajar sudah normal seperti semula, warung saya bisa ramai lagi, dan pemasukan saya juga bisa meningkat.’’ (Mg-3)

BERBAGI: