Objek Wisata Baru Belum akan Dibangun

Featured Pariwisata

RBO >>>  BENGKULU >>>  Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Jalaluddin (51) mengatakan bahwasannya tahun 2021 ini Kota Bengkulu tidak ada objek wisata baru yang akan dibangun di daerah ini. Pasalnya, keadaan kurang mendukung.

’’Untuk 2021 ini memang tidak ada rencana membangun objek wisata baru. Karena, dana anggaran tidak ada. Sebab, negara saat ini dalam masa vailid karena dampak covid ini,’’ ujarnya saat diwawancarai radarbengkuluonline.com di ruang kerjanya tadi siang (20/1).

Yang akan dilakukan tahun ini, lanjutnya, hanya penataan terhadap kawasan wisata yang sudah ada saat ini. Kemudian, penertiban- penertiban. Mulai dari lapak usaha yang tidak pada tempatnya dan bangunan- bangunan liar di sepanjang wisata Pantai Panjang, Pantai Berkas dan Pantai Pasar Bengkulu. Sebab, saat ini sudah banyak bangunan- bangunan liar.

‘’ Juga ada serahterima pengelolaan taman yang dibangun tahun 2020 dari provinsi ke kota di awal tahun, sekitar bulan Maret yang berada di Pantai Panjang, Pasir Putih Bengkulu. Itu juga akan kita kelola dan tata.’’

Anggaran untuk penataan itu sebenarnya, paparnya, tidak ada. Akan tetapi, bagaimana dinas mengelola kemampuan sumber daya yang ada dan yang penting terlaksana penertiban ini. Karena, tempat wisata itu tidak terlalu tertata dan mendirikan bangunan tanpa sepengetahuan Dinas Pariwisata dan dinas terkait lainnya.
Tujuan memperbaiki itu adalah untuk mempertahankan tempat wisata. Karena tempat wisata memberikan tempat untuk masyarakat senang, nyaman, fresh. Sedangkan posisi sekarang banyak lapak- lapak tanpa izin yang membuat nyaman itu tidak ada.

‘’Jika tempat wisata itu nyaman, kita akan kedatangan wisatawan. Baik lokal maupun asing. Dan tujuan akhirnya untuk meningkatkan pendapatan daerah. Makin banyak yang berkunjung, makin banyak restoran yang disinggahi dan untuk pendapatan daerah juga akan bertambah banyak. Tahun 2019, wisatawan berdatangan ke Bengkulu sangat menurun karena terkendala oleh covid. Akhirnya mengakibatkan pembatasan wisata dan sempat menutup wisata dan tahun baru pun menutup wisata Pantai Panjang.”

Untuk tahun 2020, jumlah wisatawan turun hingga 75% -90%. Dan untuk data statistik kunjungan wista pada tahun 2019 itu untuk kunjungan wisata nusantara itu sekitar 690.493 orang. Sedangkan dari manca negara sekitar 100.066 orang. Dan ditahun 2020 mengalami penurunan. Sedangkan untuk wisatawan manca negara mengalami penurunan hingga 75%.  ‘’ Targetnya untuk tahun ini  kunjungan wisatawan meningkat  10 persen dari tahun yang lalu.’’(Mg-1)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.