Warga Temukan Penyu dan Ikan Mati di Kawasan PLTU

Featured Lingkungan Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Rustam warga Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu menemukan banyak ikan dan 2 ekor penyu mati yang berada di area pembuangan limbah air bahang PLTU Batu Bara Teluk Sepang. Dimana ikan tersebut mulai dari lida lida, sarden, belanak dengan ukuran 3 hingga 4 jari ada juga yang sebesar lengan orang dewasa. Ikan yang mati tersebut ditemukan sekitar 30 meter dari saluran pembuangan limbah air bahang.

Menurutnya fenomena ini sudah dua kali diketahui. Mirisnya lagi wujud habitat laut tersebut bukan mati dikarenakan terjerat jaring para nelayan, selain itu bentuk tubuh hewan tersebut pun masih utuh namun pucat. Penemuan ini diketahui oleh Rustam pada Minggu (10/11) sore kemarin belum diketahui penyebab kematian dua hewan tersebut.

“Dua ekor juga penyu mati. Salah satunya memiliki ciri-ciri berwarna hitam belang-belang putih berdiameter sekitar 50 cm ditemukan 100 meter dari saluran pembuangan limbah air bahang ke arah pantai Teluk Sepang. Satu ekor penyu berdiameter sekitar 1 meter ditemukan 20 meter dari saluran pembuangan air bahang ke arah lentera hijau. Diduga jenis penyu yang mati adalah penyu lekang (lepidochelys olivasea),” ujarnya kemarin Senin.

Menurutnya hal ini sudah kedua kalinya melihat hewan perairan tersebut mati dekat berada saluran pembuangan limbah air bahang. Dirinya khawatir jika hal ini kembali terjadi namun dugaan pihaknya hal ini akibat adanya keracunan dari saluran limbah yang ada.

“Belum tahu sebab nya, namun dugaan kita menuju kesana. Kita meminta pemerintah segera mencari penyebabnya ini, kita khawatir nanti akan berdampak buruk pada lingkungan perairan kita ini,” imbuhnya.  (Bro)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.